Ratusan Sopir Truk Protes Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok, Polisi Kerahkan 100 Personil

Ratusan sopir truk kontainer menggelar aksi demonstrasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2025).

Ratusan Sopir Truk Protes Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok, Polisi Kerahkan 100 Personil

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan kontainer menggelar aksi demonstrasi di , Jakarta Utara, Selasa (11/2/2025).

Aksi unjuk rasa itu dilakukan sebagai bentuk protes praktik serta pungutan liar (pungli).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady mengatakan pihaknya turut menerjunkan personel guna pengamanan terkait unjuk rasa itu.

"Ada kami mengamankan (demo)," ucapnya dikonfirmasi.

Ahmad Fuady menyebut personel yang dikerahkan ratusan. “Ada 100 personel pengamanan untuk mengawal aksi massa,” tambahnya.

Untuk memastikan arus lalu lintas tidak terganggu, satuan lalu lintas menerapkan rekayasa lalin di sekitar lokasi demo.

"Kami penempatan personel dan rekayasa lalin," kata dia.

Para kontainer pun menuntut Pelindo segera menangani kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik terminal utama, seperti New Priok Container Terminal One (NPCT1), Koja Terminal, dan Jakarta International Container Terminal (JICT).

Mereka berharap ada tindak lanjut dari dugaan praktik yang merugikan pekerja kontainer.

Beberapa hal yang dituntur dalam aksi demo itu antara lain membatalkan kebijakan Gate Pass pelabuhan yang memberatkan para sopir, pelayanan bongkar muat yang cepat, maksimal 1 jam, penambahan Gate In di NPCT1, perbaiki sistem yang sering eror, sediakan kantong parkir gratis dalam Pelabuhan.

Baca juga:

Kepastian keamanan bagi seluruh sopir dari jalanan hingga pelayanan fasilitas (toilet, kantin, dan ruang tunggu untuk sopir/kernet serta pengguna jasa Pelabuhan lainnya.